Ramadhan di Polandia

Ramadhan telah datang. bulan yang selalu dinantikan oleh setiap umat muslim di dunia. Di Indonesia, suasana ramadhan begitu kental terasa. Namun suasana ramadhan sangat terasa berbeda jika kalian tinggal di Polandia ataupun negara eropa lainnya. Puasa disini pastinya lebih banyak tantangannya dan lebih berat menjalankannya. mengapa ?

1.Muslim di Polandia adalah minoritas

Lebih dari 90% masyarakat Polandia memeluk agama kristen. Jadi pastinya ramadhan atau bukan ramadhan suasananya sama seperti biasanya karena hanya sebagaian kecil yang menjalankan puasa.

2. Puasa dilakukan 18 jam

Karena beberapa tahun terakhir ramadhan jatuh saat musim summer dimana siang lebih lama dibandingkan malam. Makanya puasa disini jauh lebih lama dibandingkan di Indonesia Selain itu cuaca summer biasanya terik banget. Jadi pastinya harus lebih bersabar menahan rasa haus. Buka puasa kurang lebih dilakukan jam 9 malam. kemudian isya sekitar jam 11 malam. Untuk sahur sekitar jam 2 pagi dan imsaknya sekitar jam 3 kurang.

3. Sulit untuk taraweh berjamaah

Di kota – kota Polandia umumnya susah cari masjid kecuali di ibu kota Polandia, Warsaw. Disana ada masjid. biasanya di kota – kota lain adanya islamic centre termasuk di kota wroclaw. Jadi jarang ada taraweh berjamaah kecuali weekend. Tapi di kota lain ada si komunitas muslim yang menjalankan taraweh berjamaah rutin. di Kota Lodz misalnya. Disana mahasiswa Indonesia serta mahasiswa muslim yang tinggal di dormitory University of Lodz melakukan taraweh rutin. Sholat taraweh di lakukan di tempat ibadah yang disediakan oleh pihak dormitory. Pastinya kita kangen suasanya di Indonesia dimana klo dirumah gue suka berangkat bareng – bareng sama keluarga ke mushala atau masjid.

4. Gak ada bazar makanan khas ramadhan

Di Indonesia, kita biasanya punya makanan – makanan khas yang umumnya sering dijumpai hanya di bulan ramadhan. Dan gampang sekali didapatkan. seperti kolek. buah timun suri, asinan dan lain sebagainya. Disini pastinya kita sulit untuk bisa mendapatkan itu semua. Gak ada bazar makanan khas ramadhan. Kalau pengen mau gak mau harus bikin sendiri

5. Gak bisa sahur bareng keluarga

Salah satu moment yang pastinya kita sering lakukan di bulan ramadhan adalah sahur bersama bareng keluarga. Disini mau gak mau kita kudu sahur sendirian. kecuali memang tinggalnya sama orang Indonesia. Kebetulan gue gak tinggal sama orang Indo, mau gak mau sahur sendirian.

Nah itu dia si kurang lebih tantangan menjalankan ramadhan di Polandia. Meskipun tantangan menjalankan ramadhan di Polandia lebih banyak. Namun menjalankan ramadhan disini pastinya memberikan pengalaman tersendiri dan mejadi moment yang tak terlupakan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s