Study Abroad dan lemahnya iman

Hari ini, aku teringat tentang sebuah pesan yang disampaikan orang tua sebelum keberangkatanku untuk melanjutkan kuliah ke luar negeri.
orang tuaku bilang

” Andri, niatkanlah menuntut ilmu ini karena Allah, niatkan itu sebagai tawadhu padanya dan untuk menghilangkan kebodohan”

Lambat laut pesan itu mulai memudar. Hidup dieropa menjadi minoritas tentu bukanlah hal mudah. Untuk melakukan ibadah tentu menjadi lebih terbatas. Baik sarana dan prasarana ataupun keluasaan waktu. Kebiasaan orang – orang disekitar selama hidup dieropa memberikan pengaruh yang besar. hal – hal yang dilarang agama yang kuanut menjadi kebiasaan orang – orang disekitar. belum lagi tekanan anti muslim.
Terkadang aku berpikir,

Lebih baik hidup di Indonesia dengan selemah -lemahnya iman namun dikelilingi oleh orang – orang yang siap mengingatkan untuk tidak berbuat kesalahan. karena hidup dieropa ujiannya berat walaupun bagi orang yang imannya kuat. Apalagi denganku yang imannya lemah?

terkadang aku sedih melihat kondisiku sekarang,
terlebih melihat teman- teman perempuan yang satu persatu mulai menanggalkan hijabnya,
Tuhan, ampunilah diri ini yang selemah – lemahnya iman
Berilah kekuatan untukku dan pelajar lainnya untuk tetap berisitiqomah dijalanmu.
jangan biarkanlahku terjerumus dosa lebih dalam.
Meninggalkan perintah – perintahmu dan terjerembab dalam kelamnya dunia

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s