Empat Barang Mewah ala Mahasiswa di Luar Negeri

Bagi kamu yang saat ini sedang menempuh studi di luar negeri pasti merasakan betapa “mewahnya” barang – barang dibawah ini. Mungkin saat kita tinggal di Indonesia, kita akan dengan mudah menemukan barang tersebut. Tapi kondisi tersebut berbeda saat kita menjalani kehidupan di negara lain, Barang ini sedikit sulit di temukan khususnya di kota Wroclaw, Polandia tempat saya tinggal saat ini. Dan saya rasa banyak dari kamu yang kuliah di negara lainnya merasakan hal yang sama. Mungkin bagi kamu yang melanjutkan studi di negara Belanda atau Germany sedikit lebih mudah menemukannya. Berikut keempat barang mewah ala mahasiswa di luar negeri

1.Rice Cooker

rice-cooker
Rice Cooker di Polandia

Barang mewah pertama adalah rice cooker. Tanpa rice cooker kayaknya mahasiswa Indonesia gak bisa survive hidup di luar negeri. ( Hehehe lebay ). Karena orang Indonesia kalau belum ketemu nasi katanya belum makan. bener kan ? Seperti kita tahu tidak semua negara menjadikan nasi sebagai makanan pokok mereka. misalnya di eropa, mereka sebagian besar mengkonsumsi roti atau gandum sebagai makanan pokok. Begitu juga di Polandia, tapi kita masih mudah menemukan beras di toko – toko meskipun beras yang dijual gak sebagus beras di Indonesia yang kalau dimasak rasanya maknyus.Tapi untuk rice cooker sulit untuk di cari tidak semua toko perlengkapan elektronik dan rumah tangga menjual rice cooker. Untuk di wroclaw, Rice cooker bisa dibeli di toko Korea yang letaknya persis di area Old Town dengan harga 500 – 600 zl. Kalau di convert ke rupiah mungkin sekitar 1.5 sampai 2 jtan rupiah. Kalau beli di Indonesia mungkin bisa dapet 3 atau 4 buah dengan barang yang kualitasnya sama. Untungnya saya dikasih rice cooker sama mas Yudha. Karena mas Yudha hanya tinggal selama 3 bulan di Wroclaw untuk program erasmus.

2.Indomie

indomie
Indomie telor ala chef Andrian

Siapa si yang gak suka makan indomie ? apalagi kalau dimasak sama telor terus dikasih saos ABC atau irisan cabe rawit.rasanya gak ada duanya. Mungkin brand mie instan banyak, tapi orang Indonesia kalau beli mie ke warung pasti bilangnya Indomie walau nunjuknya mie sedaap. Jadinya Indomie lah yang paling kuat brandingnya. Saat kita di Indonesia, Indomie mungkin bukan apa – apa buat kita. mungkin juga bukan sesuatu yang spesial karena kita bisa makan dengan mudah dan harganya murah. Seinget saya tahun 2015, harganya sekitar Rp.1500an . Tapi setelah kamu tinggal dan studi di luar negeri. Indomie terasa barang yang mewah. Meskipun kalian bisa menemukannya. Harganya pasti berkali lipat jika dibandingkan beli di indonesia. di Wroclaw, Saya hanya bisa menjumpai Indomie di 2 toko asia. Harganya sekitar 10rban. Mungkin harganya masih masuk akal, tapi sayangnya rasanya beda dari indomie di Indonesia. Indomie yang dijual disini udah disesuaikan dengan cita rasa orang eropa. mecinnya kurang bro. hehehe Indomie gorengnya aja bumbunya gak lengkap kayak di Indonesia. Bagi kamu yang pernah atau sedang kuliah dieropa, pasti ngerasain berburu Indomie saat berkunjung ke Belanda. Iya gak ? Karena di Belanda atau germany kita masih bisa menemukan indomie yang rasanya sama yang diproduksi di Indonesia

3.Sambal

sambal-oelek
Source :  http://sklep.kuchnieswiasta.com.pl/

Orang Indonesia kebanyakan seneng pedes. tak heran sambal selalu setia mendampingi saat kita makan. Makan Baso, mie ayam, pecel ayam, bebek goreng pasti paling enak disantap sama sambal. di tempat makan makanan tersebut pasti menyediakan sambal secara gratis yang bisa kalian makan sebanyak yang kalian mau. Suasana makan kayak gitu pasti bakal kalian kangenin saat jadi mahasiswa di luar negeri. Di negara – negara eropa, Cabe harganya relative mahal dan masyarakatnya gak seneng pedes. di Wroclaw, gak disemua toko kita bisa menemukan cabe merah or cabe hijau. Apalagi cabe rawit. susah banget carinya. mereka mayoritas menggunakan paprika. Saya biasanya beli cabe merah ke carrefour. untuk 4 – 5 cabe merah harganya sekitar 12.000 rupiah. Saya biasanya beli cabe klo lagi kangen berat makan makanan sunda pake tangan. Ayam, sambel, lalaban.  Kalaupun kita makan diluar, gak ada sambal gratis. gak bisa kayak kita dateng ke warung pecel terus makan sambal sepuasnya. Disini ke KFC aja, kalau mau saos bayar 1 zl. di Indonesia, kita makan saos sampe lebaran kuda juga kayaknya gratis 😀

4.Bumbu Penyedap Rasa

royko
Royko

Barang mewah terakhir adalah bumbu penyedap rasa. Bagi kamu mahasiswa yang gak pandai masak seperti saya. Pasti bumbu penyedap rasa dari Indonesia adalah barang yang sangat mewah. Karena dengan begitu kita masih bisa masak makanan yang enak. ya minimal sedikit berasa. Kuliah di luar negeri mau gak mau kudu bisa masak. Di Indonesia mungkin kita masih bisa dateng ke warteg depan kampus kalau lagi laper. cukup bayar 7000 udah kenyang. Saat kuliah di luar negeri makan diluar pasti akan sangat boros. Untuk menghemat pengeluaran cara menyiasatinya dengan masak sendiri.

Itulah keempat barang mewah versi mahasiswa Indonesia di luar negeri. Mungkin barang barang tersebut tidak begitu berarti bagi temen – temen yang tinggal di Indonesia, tapi ketika kalian study abroad. kalian pasti akan merindukan hal – hal sederhana tersebut.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s